Menu ☰
Dibungkam Chelsea, Pelatih Newcastle: Penalti Mengubah Segalanya

Pelatih Newcastle United, Rafael Benitez, mengkritik pemberian soft-penalti untuk Chelsea, sesudah timnya kalah dengan skor 1-2 dari The Blues di laga pekan ketiga Liga Premier Inggris, Minggu (25/8).

Newcastle sukses menjaga gawang mereka tanpa kecurian gol nyaris sepanjang permainan di St. James Park. Namun wasit Paul Tierney menunjuk titik putih sesudah Fabian Schar melanggar Marcos Alonso pada menit ke-76. Hal tersebut memberi jalan untuk Eden Hazard guna mencetak gol pendahuluan The Blues.

Akan tetapi, Benitez, menilai bahwa penalti tersebut seharusnya tidak diberikan, sebab pelanggarannya mempunyai sifat ringan. Sang pelatih pun yakin andai Newcastle dapat memenangkan pertandingan itu.

“Jelas, kami hendak bertahan di pertandingan dan memungut peluang kami, dan kami paling dekat,” kata Benitez untuk Sky Sports. “Itu soft penalti, pelanggarannya ringan, dan barangkali mereka dapat mencetak gol di menit akhir. Kedua kondisi ini, kami paling dekat.”

Lebih lanjut, Benitez menambahkan: “Kami tahu bahwa bermain tersingkap melawan mereka, dengan kecepatan dan kualitas, dan keterampilan mereka akan paling berbahaya, jadi kami mesti meyakinkan bahwa kami kompak guna menggagalkan mereka dan mengungguli mereka, andai kami mempunyai peluang kami.”

“Penalti mengolah segalanya, kami mesti lebih tersingkap dan mencetak gol, namun kami masih terlampau terbuka, sampai-sampai memungkinkan mereka dapat mencetak gol dengan dua atau tiga serangan balik,” ujarnya.

Categories: